Doa Niat Puasa Rajab 2019 Dan Terjemahan Lengkap Keutamaan

Rajab adalah bulan ke tujuh dalam perhitungan kalender hijriyah (qomariah) dan di bulan ini terjadi suatu momen terpenting dalam histori umat islam yakni di isra serta di mi’raj nabi besar kita Muhammad saw, sekaligus juga jadi pertama dari di turunkannya wahyu pada baginda rosul yang dalamnya suatu perintah shalat harus lima waktu yang bertepatan dengan tanggal 27 rajab.

Menjadi manakah yang sudah di firmankan Allah S. W. T yang berarti : “Sesungguhnya bilangan pada bagian Allah merupakan dua belas bulan dalam ketentuan Allah di waktu ia membuat bumi serta langit, di antara bulan haram (bulan suci). Itu agama yang lurus, karena itu jangan sampai kamu menganiyaya diri kamu dalam bulan yang empat itu” (QS. At-taubah ; ayat 36)
bulan rajab

Hingga dengan demikian bulan rajab dikenal juga oleh penduduk muslim menjadi bulan yang di muliakan tidak hanya bulan ramadhan, oleh karenanya alangkah sebaiknya bila menjadi kaum muslim yang baik kita perbanyak amalan di bulan rajab, diantaranya lewat cara kerjakan puasa bulan rajab. Bila kita perhatikan dari beragai sumber ada beberapa keutamaan, fadhilah serta hikmah puasa di bulan rajab, Menjadi manakah dalam suatu hadits atau dalil mengenai puasa rajab yang di riwayatkan berikut ini :
keutamaan puasa rajab

Imam At-Thabrani
imam athabrani

“Barang siapa berpuasa pada bulan rajab satu hari karena itu laksana ia puasa saat satu bulan, jika puasa 7 hari karena itu ditutuplah untuk dia 7 pintu neraka jahannam, jika puasa 8 hari karena itu dibukakan untuk dia 8 pintu surga. Apabila puasa 10 hari, karena itu Allah akan mengabulkan semua permintaannya” (HR. At-Thabrani)

اللَّهُمَّ بَارِك�' لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَع�'بَانَ وَبَلِّغ�'نَا رَمَضَانَ

“Ya, Allah berkahilah kami di bulan Rajab (ini) serta (juga) Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan. ” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).

“Puasalah pada bulan-bulan Al Hurum (bulan Rajah, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, serta Muharram) serta hentikanlah (beliau mengucapkannya sekitar 3x). (HR. Abu Dawud no. 2428 serta didhaifkan oleh Al-Albani dalam Dhaif Abi Dawud).

“Seutama-utama puasa sesudah Ramadan merupakan puasa di bulan-bulan al-muharram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, serta Rajab).

Karena itu lihat dari jumlahnya keutamaan-keutamaan saat me lakukan puasa di bulan rajab, tidak ada kelirunya bila kita juga meluangkan waktu untuk puasa di bulan rajab, tanggal berapakah, atau kapan mulai puasa tersebut di lakukan, dapat dari mulai tanggal 1 rajab, karena menjadi manakah hadits diatas makin banyak hari untuk berpuasa sunnah di bulan rajab karena itu makin berlimpah juga pahala yang akan di dapatan.

Sedang untuk tata langkah puasa rajab sama seperti seperti puasa sunnah yang lain yakni mulai dari terbitnya matahari (subuh) sampai tenggelam (maghrib) yang membedakannya terdapat pada tujuannya saja.

Contohnya puasa rajab akan diawali pada keesokan hari. Bila kita ingin mendapatkan semua keutamaan-keutamaan puasa rajab yang diterangkan diatas, sore hari ini awalilah untuk mandi harus supaya badan Anda bersih dari hadast besar. Untuk mengawali puasanya, awal mulanya Anda mesti membaca kemauan puasa rajab dengan bacaan latin serta makna sebagai berikut :
kemauan puasa rajab

Kemauan Puasa Rajab


نَوَي�'تُ صَو�'مَ غَدٍ فِى شَه�'رِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghodin Fii Syahri Rajabi Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa

Berarti : Saya kemauan puasa keesokan hari di bulan rajab sunnah karena Allah Ta’ala

Kemauan puasa rajab diatas dibaca saat malam hari sampai mendekati waktu shubuh datang atau persisnya saat waktu sahur. Sesudah membaca kemauan itu, setelah itu anda dapat mulai berpuasa, meredam semua udara nafsu sejak saat fajar sampai waktu maghrib datang. Setelah tiba pada saat maghrib, karena itu tibalah waktunya untuk berbuka. Bacaan doa berbuka puasa rajab sama juga dengan bacaan doa berbuka puasa ramadhan. Lafadz-nya merupakan sebagai berikut :



اَللّهُمَّ لَكَ صُم�'تُ وَبِكَ آمَن�'تُ وَعَلَى رِز�'قِكَ أَف�'طَر�'تُ بِرَح�'مَتِكَ يَا اَر�'حَمَ الرَّحِمِي�'نَ

Allaahummalakasumtu, Wabika Aamantu, Wa’alaa Rizqika Afthortu, Birohmatika, Yaa Arhamar Roohimiin

Berarti : “Ya Allah karana-Mu saya puasa, dengan-Mu saya beriman, kepada-Mu saya berserah, serta dengan rezeki-Mu saya berbuka puasa, dengan rahmat-MU, Ya Allah, Tuhan Maha Pengasih. ”
hukum puasa rajab

Hukum Puasa Rajab

Hukum dari puasa rajab merupakan Sunnah, yakni jika dikerjakan kita akan memperoleh pahala yang besar serta jika tidak dikerjakan karena itu kita tidak mendapatkan dosa.


Faedah Puasa Rajab

Diriwayatkan jika Nabi Muhammad SAW sudah bersabda, “ketahuilah sebenarnya bulan rajab itu merupakan bulan Allah ”Seperti perihal puasa sunnah yang disarankan lainnya

1. Memperoleh Ridho Allah S. W. T

Nabi saw bersabda : “barang siapa yang melakukan beribadah puasa di bulan rajab dengan kemauan yang ikhlas, karena itu ia akan memperoleh keridhoan Allah S. W. T yang begitu besar”


2. Memperoleh Pahala Seperti Beribadah saat 5 tahun

Nabi saw bersabda : “barang siapa yang berpuasa di bulan rajab/27 rajab, maka dapat memperoleh pahala seperti kita melakukan beribadah saat 5 tahun berpuasa”

3. Memperoleh Kemuliaan Allah SWT

Nabi saw bersabda : “barang siapa yang melaksanakan ibadah puasa di bulan rajab, maka dapat memperoleh kemuliaan yang besar disamping Allah S. W. T”

4. Memperoleh Pahala 900 Tahun Berpuasa

Nabi saw bersabda : “barang siapa yang berpuasa di bulan rajab. Per tanggal 1, 2, 3 maka dapat memperoleh pahala seperti beribadah saat 900 tahun”

5. Memperoleh Istajab Doa

Nabi saw bersabda : “barang siapa yang berpuasa lima hari pertama di bulan rajab maka dapat di luluskan doanya”.

6. Ditutup Pintu Neraka

Nabi saw bersabda : “barang siapa yang berpuasa tujuh hari pertama di bulan rajab maka dapat di tutup ke-7 pintu neraka serta di bukakan delapan pintu surge bila berpuasa menuju hari pertama di bulan rajab”.

7. Memperoleh Ampunan Dosa yang Sudah diperbuat

Nabi saw bersabda : “barang siapa yang berpuasa lima belas pertama kali di bulan rajab maka dapat di ampuni semua dosa yang sudah di perbuat serta di gantikan perbuatan dosa itu dengan amal sholeh/kebaikan.

8. Memperoleh Berlipat Pahala

Nabi saw bersabda : “barang siapa menambah-nambah hari puasa di bulan rajab karena itu pahalanya akan di lipat gandakan oleh Allah S. W. T”

Nabi Muhammad SAW bersabda juga ; “pada malam mi’raj, saya lihat suatu sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu, serta lebih wangi dari minyak harum”, lalu saya menanyakan pada Malaikat Jibril a. s “wahai malaikat jibril, untuk siapakah sungai ini? ” lantas malaikat jibril berkata, “ya rosulullah sungai ini merupakan untuk beberapa orang yang yang membacakan shalawat untuk engkau di bulan rajab”.

Dari suatu kisah (Tsauban) mengatakan : “ketika kami berjalan bersama dengan baginda Rasulullah SAW ke suatu pendam, lantas rasulullah saw berhenti serta beliau menangis dengan sangat susah, lalu beliau berdoa pada Allah SWT. Lalu saya menanyakan pada beliau, “Ya Rasulullah kenapa engkau menangis? Serta beliau menjawab, “wahai Tsuban, mereka itu tengah di siksa di alam kuburnya, serta saya berdoa pada Allah. Lalu Allah S. W. T memudahkan siksaan atas mereka.

Lanjut lalu beliau bersabda lagi, “wahai tsuban, bila kira-kira mereka ini ingin berpuasa satu serta melaksanakan ibadah satu malam saja di bulan rajab pasti mereka akan tidak di siksa didalam kubur”.

Lalu tsuban menanyakan, “ ya rasulullah, apa dengan menggerakkan beribadah puasa sunat di bulan rajab serta melaksanakan ibadah di bulan itu telah mengelakan dari siksa pendam? ”.

Rasulullah bersabda, “ wahai tsuban, untuk Allah S. W. T zat yang sudah mengutus saya menjadi nabi, tidak ada seseorang muslim lelaki serta wanita yang berpuasa sehari serta kerjakan sholat malam sekali dalam sebulan di bulan rajabb dengan kemauan karena Allah, terkecuali Allah mencatat baginya seperti berpuasa setahun serta kerjakan sholat malam dalam setahun. ”

Sabda Rasulullah lagi, “sesungguhnya bulan rajab adalah bulan Allah, sedang sya’ban adalah bulan saya serta bulan ramadhan merupakan bulan umatku”. “semua manusia akan ada dalam kondisi lapar di hari kiamat, terkecuali beberapa nabi, keluarga nabi serta beberapa orang yang berpuasa di bulan rajab, Karena itu sebenarnya mereka kenyang, serta akan tidak terasa lapar dan haus buat mereka”.


Hari serta Tanggal Menunaikan Puasa Rajab

Tidak ada dalil spesial yang mengatakan saran berapakah hari serta tanggal berapakah pelaksanaan puasa rajab. Namun, makin banyak dikerjakan, maka dapat makin luas juga fadhilah yang bisa didapat.

Kita dapat mengawali puasa sunnah ini dari mulai tanggal 1 rajab sampai tanggal 29 rajab. Jumlahnya hari pelaksanaan puasa rajab bergantung pada potensi serta tekad kita. Bila makin banyak, pasti tidak hanya makin besar juga pahala yang bisa didapat, kita dapat juga memperoleh persiapan fisik serta rohaniah untuk melawan bulan yang penuh karunia, yakni bulan suci Ramadhan yang telah di muka mata.

Puasa di bulan rajab mempunyai persamaan langkah dengan puasa di bulan Ramadhan. Saat berpuasa, kita mesti betul-betul mengawasi semua anggota tubuh kita dari semua bentuk kemungkaran. Janganlah lupa juga untuk perbanyak beribadah lainnya supaya ridho Alloh betul-betul sampai pada kita.

Mungkin saja itu saja penguraian selintas info tentang kemauan puasa rajab yang kami berikan. Mudah-mudahan sesudah tahu bacaan kemauan itu bersama keutamaan-keutamaan, fadhilah serta hikmah yang didapat dengan melakukan puasa sunah rajab ini, kita makin terpacu serta semangat untuk selalu melaksanakan ibadah.